Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Titik Terang (Part 2)

Gambar
Dia pun masih terus-menerus memanggilku sampai ia mengucapkan satu kalimat yang seketika membuatku memutar tubuhku  180⁰. Lalu sambil menahan malu, aku pun berjalan masuk kembali ke dalam kantin. Anak itu masih tetap ditempatnya saat aku berjalan ke luar, dengan pura-pura tidak menyadari dia masih terus menatapku, aku pun mengeluarkan dompet dan memberi uang padanya. Aku pun bergegas kembali ke kelas namun anak itu berkata, “Kasirnya disana Bang, saya mah jualannya gorengan, bukan mie ayam,”. Lagi, rasa maluku berlipat ganda ditambah lagi beberapa mahasiswi mendengar ucapan anak tersebut dan berbisik-bisik sambil menatapku. Haduh, udah ketahuan ga puasa, diteriakin belum bayar, salah tempat lagi pas bayar, pikirku sambil memberi selembar Rp20.000 kepada pedagang yang benar. Aku pun masuk ke dalam kelas dan kembali duduk di bangkuku. “Lama amat kamu cuci mukanya,” selidik dosenku. “Iya Bu, tadi sekalian buang air,” ucapku sambil mengelap peluh di dahi. ...

Titik Terang (Part 1)

Gambar
Entah keberapa kalinya aku menguap dan mengucek mata karena rasa kantuk tak tertahankan. Kuedarkan pandangan ke sekitar ruangan dan ternyata keadaan teman-teman yang lain tak kalah payah. Ada yang memperhatikan penjelasan dosen di depan namun pikirannya entah ada di mana, ada yang sibuk memainkan gadget, ada yang berbisik sambil bergosip ria dengan teman sebelahnya, bahkan ada pula yang sudah terbang ke alam mimpi dan membuat jalur sungai iler dengan indahnya. Duh, ini dosen lama amat deh ga kelar-kelar ngocehnya, ngga peka banget sama mahasiswanya yang udah bosen berat, ngga haus apa ya bulan puasa gini ngomong terus, batinku. Jam dinding sudah memposisikan jarumnya tepat di angka 12 dan suhu pendingin ruangan yang sejuk, menggoda mata untuk menutup rapat. Lamat-lamat suara dosen itu bak lagu pengantar tidur, aku pun mulai goyah oleh rasa kantuk. Brak! Aku tergeragap bangun oleh suara keras tepat di depan mukaku. Dengan pandangan yang masih sedikit buram, aku meliha...

Renungan: Ibu, Anugerah Teristimewa Tuhan

Gambar
Dirinya bukan hanya orang yang melahirkan dan merawat, tetapi Ibu adalah sahabat, penyemangat, dan panutan dalam menjalani hidup. Cinta kasihnya tak terhingga sepanjang hayat. Tiada hari tanpa curahan kasih sayang kepada sang anak. Terkadang, pernahkah kalian berpikir apakah sudah membahagiakannya? Atau lebih sering membuatnya sedih dan kecewa? Pasti kalian ingin menanyakan hal tersebut, tetapi mungkin terlalu gengsi untuk mengucapkannya. Pernahkah dimarahi oleh Ibu? Apa yang kita rasakan? Sedih? Kesal? Atau marah? Sebenarnya, tanpa kita sadari, kemarahan Ibu adalah bentuk kasih sayang karena dirinya khawatir dengan keadaan sang anak. Pasti kalian pernah mendengar ucapan ”Kasih Ibu Sepanjang Masa”. Itu bukanlah hanya sekadar kiasan ataupun istilah. Coba kita renungkan, bagaimana beratnya perjuangan Ibu saat mengandung. Selama sembilan bulan dirinya selalu membawa sang calon buah hati kemanapun ia pergi. Tak pernah mengeluh dengan beban yang ia tanggung, lelah saat berjalan...

Merajut Asa Dari Makanan Beku

Gambar
Ibu Ningsih Matahari belum menampakkan sinarnya. Namun, Ningsih (30) sudah bersiap untuk mencari rezeki. Setiap pukul 3 pagi, ia menempuh jarak 4 kilometer dari rumahnya menuju pasar yang terletak di Perumahan Pondok Ungu Permai, blok AM, Bekasi, untuk berjualan makanan olahan beku ( frozen food ). “Saya berjualan mulai pukul 05.00 sampai 09.00,” ujarnya sambil melayani pembeli dengan cekatan. Dahulu Ningsih hanya berjualan tahu, namun kini dengan dibantu dua orang karyawan, ia mulai menjual makanan olahan beku berupa sosis, bakso, nugget, otak-otak, dan sebagainya. Pagi itu, Ningsih yang merupakan seorang mantan peracik obat di apotik, baru saja melayani pelanggan yang membeli dalam jumlah banyak. “Buat untung mah sedikit. Paling sekitar Rp100.000 perhari. Kalo untuk Sabtu-Minggu alhamdulillah bisa dapat sekitar Rp500.000,” ujarnya dengan wajah berseri. Namun, tak selamanya usaha yang ia jalani menghasilkan untung. Ada saat di mana cuaca tidak menentu, seperti hujan at...